BISNISREAL.COM, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) semakin mantap mengantarkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia ke pentas dunia. Berkat dukungan penuh dari BSI, UMKM lokal kini dapat lebih mudah masuk ke pasar global, bahkan mencapai negara-negara seperti Bahrain dan Dubai. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen BSI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat sekaligus memperluas jangkauan produk Indonesia ke luar negeri.
BSI memfasilitasi ekspansi internasional UMKM dengan berbagai dukungan, seperti program business matching dan pendampingan langsung melalui BSI UMKM Center yang tersebar di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. Selain itu, BSI juga memberikan akses pembiayaan syariah yang aman, yang memungkinkan UMKM memenuhi kebutuhan produksi hingga transaksi internasional dengan lebih mudah. “Kami memberikan kesempatan bagi UMKM yang siap bersaing secara global untuk bertemu dengan pembeli dari luar negeri melalui dukungan Letter of Credit (LC) sehingga proses ekspor menjadi lebih efisien dan aman,” ujar Ari Rizaldi, Direktur Treasury & International Banking BSI.
Melalui dukungan ini, BSI tidak hanya membuka peluang bisnis baru, tetapi juga membantu menciptakan lapangan pekerjaan dan memperkuat perekonomian lokal. Di bulan September 2024, BSI telah menyalurkan pembiayaan UMKM sebesar Rp40,11 triliun, dengan jumlah nasabah yang terus tumbuh hingga mencapai 340 ribu.
Sweet Sundae: Produk Olahan Susu Lokal Menembus Pasar Timur Tengah
Salah satu UMKM yang telah berhasil meraih pasar global berkat dukungan BSI adalah Sweet Sundae, produsen produk olahan susu dari Yogyakarta. CEO Sweet Sundae, Andromeda Sindoro, mengungkapkan bahwa sejak bekerja sama dengan BSI pada 2019, perusahaannya telah berkembang pesat dan kini mampu menjangkau pasar Bahrain dan Dubai. “Dengan dukungan BSI, kami berhasil mengamankan kontrak ekspor senilai USD 55,353 atau sekitar Rp9 miliar untuk pengiriman pertama,” jelas Andromeda.
Melalui Letter of Credit dari BSI, Sweet Sundae dengan mudah mengirimkan produk susu lokal ke Timur Tengah, sekaligus membawa misi untuk mendukung swasembada susu Indonesia. Keberhasilan ini menandai kerja sama yang lebih luas, di mana Sweet Sundae menandatangani kontrak sebesar USD 664,236 untuk tahun pertama dengan mitra global dari Bahrain. Pengiriman pertama yang akan dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Mas pada Desember mendatang, menjadi awal yang baik bagi ekspansi lebih besar di masa depan.
BSI terus membuka jalan bagi UMKM Indonesia untuk naik kelas dan bersaing secara global. Melalui sinergi yang kuat antara perbankan syariah dan UMKM, BSI yakin bisa memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta menjadikan produk Indonesia semakin dikenal di dunia internasional.

