PT REI Sistem Indonesia Group Gelar Pelatihan Auditor ISPO Batch 5 Tahun 2026

Pelatihan Auditor ISPO Batch 5 2026 PT REI Pelatihan Auditor ISPO Batch 5 2026 PT REI

BISNISREAL.COM, Bogor – Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kelapa sawit berkelanjutan, PT REI Sistem Indonesia Group menyelenggarakan Pelatihan Auditor Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) batch 5 pada tanggal 14-16 April 2026 secara online dan 21-23 April 2026 secara offline/praktik lapang yang diikuti oleh 17 peserta dari berbagai kalangan profesional di industri perkebunan, lembaga sertifikasi dan industri pengolahan minyak sawit. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong penerapan standar keberlanjutan yang semakin kuat di Indonesia.

Pelatihan tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan mendalam mengenai prinsip dan kriteria Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), termasuk teknik audit, evaluasi kepatuhan, serta penyusunan laporan audit yang sesuai dengan Permentan Nomor 33 Tahun 2025. Para peserta mendapatkan materi langsung dari narasumber yang berwenang dalam sertifiaksi ISPO seperti dari Direktorat Perkebunan Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Perindustrian serta dari para instruktur berpengalaman yang telah lama berkecimpung dalam sistem sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan yaitu Pak Sigit dan Pak Darkiman.

Bapak Edy S S Koto, Pimpinan Manajemen PT REI menyampaikan bahwa kebutuhan akan auditor ISPO yang kompeten terus meningkat seiring berkembangnya tuntutan pasar global terhadap produk sawit yang bertanggung jawab secara lingkungan dan sosial. Menurutnya, auditor yang profesional memiliki peran penting dalam menjaga kredibilitas sistem sertifikasi nasional khususnya dalam keberlanjutan bisnis sawit di masa depan dalam menghadapi persaingan perdagangan global. “Melalui pelatihan ini, kami ingin menciptakan auditor yang tidak hanya memahami standar ISPO secara teknis, tetapi juga mampu menjalankan proses audit secara objektif, independen, dan berintegritas tinggi,” ujar Pak Edy mewakili manajemen PT REI dalam sambutannya.

Selain teori di dalam kelas, peserta juga mengikuti simulasi audit lapangan untuk memahami kondisi nyata di perkebunan dan pabrik kelapa sawit di Perkebunan dan PKS Cikasungka Bogor. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian serta memberikan rekomendasi perbaikan yang konstruktif bagi perusahaan.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting, seperti legalitas lahan, praktek perkebunan yang baik, pengelolaan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, hingga perlindungan terhadap pekerja, tanggung jawab sosial, transparansi dan peningkatan usaha berkelanjutan. Dengan pendekatan komprehensif tersebut, pelatihan ini diharapkan mampu menghasilkan auditor yang siap mendukung implementasi ISPO secara lebih efektif di lapangan.

Ibu Titis salah satu peserta dari PT. Palmindo Medan mengungkapkan bahwa pelatihan yang diselenggarakan PT REI memberikan wawasan baru mengenai pentingnya audit dalam menjaga keberlanjutan industri sawit nasional. “Kami tidak hanya belajar standar, tetapi juga bagaimana memastikan praktik di lapangan benar-benar sesuai dengan prinsip keberlanjutan,” katanya.

ok

Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, PT REI berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan ekosistem industri sawit yang lebih profesional, transparan, dan berdaya saing tinggi di pasar internasional. Langkah ini juga sejalan dengan upaya Indonesia dalam memperkuat posisi sebagai produsen minyak sawit yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Peserta yang mengikuti pelatihan auditor ISPO antara lain; Riko Alex dari PT Tunas Agro Subur Kencana, Rahmat S dari PT Suryamas Cipta Perkasa, Ahmad R dan Subarkah dari PT Karya Luhur Sejati, Sumarna dari PT Hamparan Masawit Bangun Persada, Rojan N dari PT Bangun Jaya Alam Permai, Asep Saepudin dari PTPN 4, Yuliatno Budi, Yoga Suryanajaya, Buma Larosa, Maha Suka Sudharmo keempatnya dari PT Carsurin Tbk, Ade Rivaldi dari PT Maju Kalimantan Hadapan, Edimia Suranta Ginting dari PT Berkah Alam Fajarmas, Eviyanti Tarigan dari PT Pamin, Muktissiarni dari PT Palmindo, Yoseph Raymod Sembiring dan Angga Barus dari PT Wasundari Indah. Semua peserta terlihat semangat dan antusias mengikuti pelatihan yang diselenggarakan secara online dan offline di Bogor. Semangat..Luar biasa ..Pasti Lulus….. Jadi Auditor ISPO.