BISNISREAL.COM, BANDUNG — Di balik setiap karya ilmiah, inovasi riset, dan produk kreatif dosen maupun peneliti, terdapat satu aspek penting yang kerap luput dari perhatian yaitu perlindungan Kekayaan Intelektual (KI).
Proses penentuan jenis KI, penyusunan dokumen, hingga pengecekan kebaruan karya sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi sivitas akademika.
Menjawab kebutuhan tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui Pusat Pengembangan dan Pelayanan Kekayaan Intelektual (P2KI) menghadirkan sebuah platform digital bertajuk KI Virtual LPPM Unisba.
Platform ini dirancang sebagai solusi cerdas untuk membantu dosen dan peneliti dalam mengidentifikasi, menyiapkan, hingga mendaftarkan Kekayaan Intelektual secara lebih mudah dan terstruktur.
Melalui KI Virtual, pengguna dapat memulai proses dengan fitur Self Assessment, yang membantu menentukan jenis KI yang paling sesuai dengan karya yang dimiliki, baik hak cipta, paten, maupun bentuk KI lainnya.
Fitur ini menjadi pintu awal yang penting, terutama bagi dosen dan peneliti yang baru pertama kali mengurus KI.
Tak hanya itu, platform ini juga menyediakan template dan panduan resmi dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Kehadiran panduan ini membantu pengguna memahami alur dan persyaratan administrasi secara lebih jelas, sehingga proses pengajuan KI dapat dilakukan secara mandiri dan minim kesalahan.
Salah satu keunggulan KI Virtual LPPM Unisba adalah fitur Cek Novelty yang terintegrasi dengan berbagai basis data internasional dan nasional, seperti Google Patent, WIPO, dan PDKI.
Melalui fitur ini, dosen dan peneliti dapat melakukan pengecekan awal untuk memastikan unsur kebaruan karya sebelum didaftarkan, sebuah tahapan krusial dalam proses perlindungan KI.
Untuk semakin memudahkan akses informasi, KI Virtual juga dilengkapi dengan AI Assistant Chatbot yang siap menjawab berbagai pertanyaan seputar Kekayaan Intelektual.
Kehadiran asisten berbasis kecerdasan buatan ini menjadi pendamping awal bagi pengguna dalam memahami konsep, prosedur, dan manfaat KI.
Dengan berbagai fitur tersebut, KI Virtual LPPM Unisba tidak hanya berfungsi sebagai platform layanan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pendampingan digital bagi sivitas akademika.
Platform ini direncanakan akan terus dikembangkan dengan fitur-fitur menarik lainnya guna menyesuaikan kebutuhan pengguna dan perkembangan regulasi KI.
Kehadiran KI Virtual LPPM Unisba menjadi langkah strategis Unisba dalam mendorong perlindungan karya intelektual dan meningkatkan nilai inovasi akademik.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, Unisba menunjukkan komitmennya untuk terus beradaptasi dan memberikan layanan terbaik bagi dosen dan peneliti. [ ]
Platform KI Virtual LPPM Unisba dapat diakses melalui https://p2ki-unisba.click/
Dok foto: Unisba

