Mengasah Kehidupan untuk Mendapatkan Keridhoan

BISNISREAL.COM, JAKARTA — Ini adalah kisah perjalanan suami istri bernama mas Aldi dan mbak Dini yang telah melewati banyak tahun bersama dan memiliki hubungan yang harmonis, mereka juga memiliki rasa syukur yang kuat kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan untuk mendapatkan Keridhoan Illahi.

Banyak kisah telah mereka lalui bersama, mulai dari perjalanan lintas negara hingga menjelajah berbagai pulau di Indonesia. Hidup mereka dipenuhi pengalaman, kebersamaan, dan syukur.

Secara ekonomi, pasangan ini tergolong mapan. Di usia mereka saat ini, kebutuhan hidup telah tercukupi. Rumah, kendaraan, perhiasan, dan harta penunjang kehidupan telah Allah titipkan.

Namun di balik kecukupan itu, masih tersimpan satu doa yang terus mereka langitkan: kehadiran seorang buah hati, pelipur lara di tengah penat dan kesibukan dunia. “Kami terus berharap dan berikhtiar,” ujar mereka lirih, seraya memohon agar Allah segera mengabulkan doa tersebut.

Menariknya, di tengah harapan itu, Mas Aldi dan Mbak Dini memilih melangkah lebih jauh. Mereka tidak hanya fokus pada impian duniawi, tetapi juga menyiapkan bekal akhirat.

Pasangan ini mengikuti Program Wakaf 9 in 1, Firdaus Memorial Park, sebuah ikhtiar wakaf sebagai amal jariyah yang nilainya tidak terukur oleh waktu. Bagi mereka, wakaf bukan sekadar memberi, melainkan bentuk kesadaran menyiapkan akhir kehidupan dengan sebaik-baiknya.

“Setidaknya dalam kehidupan berpasangan ini, saya dan istri tidak ingin merepotkan orang lain,” ujar Mas Aldi suatu waktu. Ia menambahkan bahwa melalui Firdaus Memorial Park bersama Sinergi Foundation, seluruh persiapan hingga pelayanan akhir dapat ditangani dengan baik dan amanah.

Kisah ini disampaikan oleh Khoriay, salah satu petugas layanan Sinergi Foundation di Bogor, sebagai potret nyata pasangan Muslim yang memaknai hidup dengan seimbang: menikmati dunia, berharap pada Allah, dan menyiapkan akhir dengan amal terbaik. [ ]

Catatan: Nama dan identitas dalam kisah ini disamarkan untuk menjaga privasi.

Dok foto: Sinergi Foundation